<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kamal Blog</title>
	<atom:link href="http://kamalsyam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kamalsyam.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Sep 2009 16:16:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kamalsyam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kamal Blog</title>
		<link>http://kamalsyam.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kamalsyam.wordpress.com/osd.xml" title="Kamal Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kamalsyam.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Teman adalah hadiah buat kita</title>
		<link>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/teman-adalah-hadiah-buat-kita/</link>
		<comments>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/teman-adalah-hadiah-buat-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 10:46:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamalsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/teman-adalah-hadiah-buat-kita/</guid>
		<description><![CDATA[Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan. Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek. Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=24&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek.<br />
Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik.<br />
Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau<br />
kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.<br />
Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek.<span id="more-24"></span><br />
Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah<br />
sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika<br />
kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam saling<br />
bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa<br />
bersama.. Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.<br />
Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka.<br />
Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak<br />
mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan<br />
cinta dalam hidupnya.<br />
Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap<br />
penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.<br />
Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba<br />
menghindar dari mereka.<br />
Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKANlah karena<br />
mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya<br />
memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta<br />
kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian<br />
kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang<br />
memasung jiwanya.<br />
Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang<br />
terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita<br />
mengajak seseorang yang takut air berenang bersama?<br />
Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang<br />
mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena<br />
mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka<br />
tidak akan bilang bahwa &#8220;lutut&#8221; mereka luka atau<br />
mereka takut air&#8221;, mereka akan bilang bahwa mereka tidak<br />
suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu<br />
membosankan dll.<br />
It&#8217;s a defense mechanism. Itulah cara mereka mempertahankan diri.<br />
Mereka tidak akan bilang:            Mereka akan bilang:<br />
Aku tidak bisa menari&#8221;                &#8220;Menari itu tidak menarik.&#8221;<br />
Aku membutuhkan kamu&#8221;              &#8220;Tidak ada yang cocok denganku.&#8221;<br />
Aku kesepian&#8221;                         &#8220;Teman-temanku sudah lulus semua&#8221;<br />
Aku butuh diterima&#8221;                  &#8220;Aku ini buruk, siapa yang bakal tahan denganku..&#8221;<br />
Aku ingin didengarkan&#8221;                &#8220;Kisah hidupku membosankan..&#8221;<br />
Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya<br />
bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek.<br />
Dan jangan tertipu oleh kemasan.<br />
Hanya ketika kita bertemu jiwa-dengan-jiwa,<br />
kita tahu itulah hadiah sesungguhnya buat kita.<br />
Berikanlah makna di dlm kehidupan Anda bukan hanya<br />
untuk diri Anda sendiri saja melainkan juga untuk<br />
membahagiakan sesama manusia di dlm lingkungan kehidupan Anda.<br />
Berikanlah waktu Anda dgn digabung oleh rasa kasih!<br />
Seorang sahabat sama seperti satu permata yg tak ternilai harganya.<br />
Seorang kawan bisa membuat kita ceria, membuat kita terhibur.<br />
Mereka meminjamkan kupingnya kepada kita pada saat kita membutuhkannya.<br />
Mereka bersedia membuka hati maupun perasaannya untuk<br />
berbagi suka dan duka dgn kita pada saat kita membutuhkannya.<br />
Maka dari itu janganlah buang waktu yg Anda miliki,<br />
janganlah sia2 akan waktu yg sedemikian berharganya.<br />
Bagikanlah sebagian dari waktu yg Anda miliki untuk seorang kawan.<br />
Pasti waktu yg Anda berikan tsb akan berbalik kembali seperti juga<br />
satu lingkaran walaupun terkadang kita tidak tahu dari mana<br />
dan dari siapa datangnya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kamalsyam.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kamalsyam.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kamalsyam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kamalsyam.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kamalsyam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kamalsyam.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kamalsyam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kamalsyam.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kamalsyam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kamalsyam.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kamalsyam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kamalsyam.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kamalsyam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kamalsyam.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kamalsyam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kamalsyam.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=24&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/teman-adalah-hadiah-buat-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/01c4bdd9340480b4bcceda41c1f0de1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kamal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kehidupan Sang Elang</title>
		<link>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/kehidupan-sang-elang/</link>
		<comments>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/kehidupan-sang-elang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 10:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamalsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/kehidupan-sang-elang/</guid>
		<description><![CDATA[Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40.Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=23&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia.<br />
Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu<br />
seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40.<span id="more-23"></span>Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi<br />
panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi<br />
sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal,sehingga sangat menyulitkan<br />
waktu terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian,<br />
atau Mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan &#8212; suatu proses<br />
transformasi yang panjang selama 150 hari.</p>
<p>Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang keatas puncak<br />
gunung untuk kemudian membuat sarang ditepi jurang , berhenti dan tinggal disana selama<br />
proses transformasi berlangsung.</p>
<p>Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh<br />
tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu<br />
tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu<br />
persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut<br />
bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan.</p>
<p>Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh.<br />
Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru,<br />
elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!</p>
<p>Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan<br />
yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani<br />
dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu<br />
adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan.</p>
<p>Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai<br />
terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita<br />
bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru,<br />
kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam,<br />
mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.</p>
<p>Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri<br />
dan andalah sang penguasa atas diri anda.</p>
<p>Jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa<br />
dan melayukan semangat kita.<br />
Anda adalah elang-elang itu.<br />
Perubahan pasti terjadi.<br />
Maka itu, kita harus berubah!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kamalsyam.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kamalsyam.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kamalsyam.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kamalsyam.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kamalsyam.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kamalsyam.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kamalsyam.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kamalsyam.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kamalsyam.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kamalsyam.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kamalsyam.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kamalsyam.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kamalsyam.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kamalsyam.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kamalsyam.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kamalsyam.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=23&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/kehidupan-sang-elang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/01c4bdd9340480b4bcceda41c1f0de1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kamal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Polemik Setan</title>
		<link>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/polemik-setan/</link>
		<comments>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/polemik-setan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 10:35:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamalsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/polemik-setan/</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi setan ternyata juga tidak mudah. Keserakahan manusia pada kekuasaan membuat setan &#8211;musuh utama manusia&#8211; terancam musnah. Dengan tubuh menggigil dan berkeringat dingin, setan minta manusia menyelamatkannya. Kisah setan ketakutan itu berasal dari Mesir, bukan dari Indonesia. Di Indonesia, setan mendapat tempat istimewa. Cukup duduk di kursi, manusia berebut menemuinya dengan berbagai kepentingan. Setan pun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=22&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi setan ternyata juga tidak mudah. Keserakahan manusia pada kekuasaan membuat setan &#8211;musuh utama manusia&#8211; terancam musnah.    Dengan tubuh menggigil dan berkeringat dingin, setan minta manusia menyelamatkannya.</p>
<p>Kisah setan ketakutan itu berasal dari Mesir, bukan dari Indonesia.<span id="more-22"></span></p>
<p>Di Indonesia, setan mendapat tempat istimewa.</p>
<p>Cukup duduk di kursi, manusia berebut menemuinya dengan berbagai kepentingan.</p>
<p>Setan pun tak perlu kerja keras untuk memperdaya manusia, karena sebagian besar tugasnya telah diambil-alih manusia.</p>
<p>Di Mesir, budayawan besar Taufik Al-Hakim (1898-1987), terampil betul menceritakan pergulatan batin setan.</p>
<p>Dalam naskah dramanya, yang diterjemahkan Ali Audah, berjudul Setan dalam Bahaya, Taufik mengejek ulah manusia.</p>
<p>Satu malam, tulis Taufik, setan yang berpakaian merah, menemui seorang filsuf di rumahnya.</p>
<p>Setelah memperkenalkan diri dan basa-basi, setan berpenampilan santun itu, meminta Si Filsuf berpikir keras untuk menyelamatkan dirinya.</p>
<p>Setan mengaku terancam dan dalam bahaya besar. Tentu saja Si Filsuf bingung. Bagaimana mungkin setan yang tugas utamanya memperdaya manusia,</p>
<p>merasa terancam dan minta tolong kepada manusia ?</p>
<p>Setan yang gemetaran, menjelaskan sumber ketakutannya.</p>
<p>Para pemimpin dunia, kata setan, mengobarkan perang, menciptakan peluru kendali, bom atom, dan senjata pemusnah massal lainnya.</p>
<p>Setan meminta Si Filsuf menghentikan itu semua. Alasannya, jika peperangan terjadi, maka manusia semua akan mati.</p>
<p>Jika umat manusia mati, terjadilah kiamat.</p>
<p>Nah, di sinilah inti dari ketakutan setan itu.</p>
<p>Sebab, jika kiamat terjadi, setanlah yang pertama sekali &amp; di depan</p>
<p>dalam mempertanggung jawabkan kedurhakaannya kepada Tuhan.</p>
<p>Si Filsuf semakin tidak mengerti.</p>
<p>Bukankah selama ini justru setanlah yang membisikkan kepada para pemimpin dunia untuk saling menghancurkan, menghasut, dan mengadu-domba ?</p>
<p>&#8221; Tuan Filsuf yang terhormat,&#8221; kata setan. &#8221; Aku kini menyendiri. Hidupku tenteram.</p>
<p>Sudah gilakah aku mau membakar dunia ini seluruhnya, termasuk aku di dalamnya ? &#8221;</p>
<p>Si Filsuf paham dan bersedia memikirkan jalan keluar menyelamatkan dunia. Tapi untuk itu, Si Filsuf minta bayaran.</p>
<p>&#8221; Biayanya harus kita setujui dahulu supaya aku dapat berpikir keras.&#8221;</p>
<p>Aha &#8230;. itulah manusia. Untuk menyelamatkan dunia tempatnya berada saja, manusia meminta bayaran.</p>
<p>Tapi, siapa yang peduli pada setan yang gemetar, berkeringat dingin, stres, atau bahkan dalam bahaya serius sekalipun.</p>
<p>Setan tak perlu dibela, karena dia telah memilih jalannya.</p>
<p>Sesungguhnya manusialah yang dalam bahaya.</p>
<p>Manusia membangun untuk kemudian menghancurkannya.</p>
<p>Atas nama perdamaian, manusia menciptakan mesin perang, saling membunuh, dan teror.</p>
<p>Manusia membuat obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, disaat yg bersamaan menebarkan racun mematikan.</p>
<p>Manusia memberikan makan kepada orang miskin, untuk kemudian memanfaatkannya.</p>
<p>Manusia menarik pajak dari semua orang, tak peduli kepada petani yang kesulitan makan, kemudian pajak itu dilahapnya.</p>
<p>Pada bagian akhir drama itu, setan terperanjat menyaksikan Si Filsuf bertengkar keras dengan isterinya karena uang belanja.</p>
<p>Setan &#8211;yang tak pernah berumah tangga&#8211; itu akhirnya lari ketakutan.</p>
<p>Taufik Al-Hakim tidak sedang membela setan, melainkan mengejek manusia.</p>
<p>Dalam drama tiga pemain itu, Taufik memperlihatkan betapa setan dan manusia sulit dibedakan.</p>
<p>Kini pun, dalam keseharian di dunia yang menjadikan harta dan kekuasaan sebagai ukuran,</p>
<p>kita merasakan betapa sulit membedakan keduanya.</p>
<p>Terkadang, keduanya seperti dua sisi mata uang,</p>
<p>namun pada saat lain keduanya berada di sisi yang sama.</p>
<p>Lalu, kita ini siapa ?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kamalsyam.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kamalsyam.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kamalsyam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kamalsyam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kamalsyam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kamalsyam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kamalsyam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kamalsyam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kamalsyam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kamalsyam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kamalsyam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kamalsyam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kamalsyam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kamalsyam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kamalsyam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kamalsyam.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=22&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/polemik-setan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/01c4bdd9340480b4bcceda41c1f0de1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kamal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rasulullah SAW dan seorang pengemis yahudi buta</title>
		<link>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/rasulullah-saw-dan-seorang-pengemis-yahudi-buta/</link>
		<comments>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/rasulullah-saw-dan-seorang-pengemis-yahudi-buta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 10:29:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamalsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/rasulullah-saw-dan-seorang-pengemis-yahudi-buta/</guid>
		<description><![CDATA[Bersedihlah engkau untuk dirimu sendiri, ketika tak ada kesedihan apapun saat membaca cerita ini untuk yang pertama kali&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, &#8220;Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=21&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bersedihlah engkau untuk dirimu sendiri, ketika tak ada kesedihan<br />
apapun saat membaca cerita ini untuk yang pertama kali&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap<br />
harinya selalu berkata kepada setiap orang yang<br />
mendekatinya, &#8220;Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang<br />
gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian<br />
mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya&#8221; .<span id="more-21"></span> Namun, setiap pagi<br />
Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan<br />
tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang<br />
dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui<br />
bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW<br />
melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.</p>
<p>Setelah wafatnya Rasulullah SAW praktis tidak ada lagi orang yang<br />
membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu<br />
hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke<br />
rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan istri<br />
Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu,</p>
<p>&#8220;Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?&#8221;.</p>
<p>Aisyah RA menjawab, &#8220;Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan<br />
hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali<br />
satu saja&#8221;.</p>
<p>&#8220;Apakah Itu?&#8221;, tanya Abubakar RA.&#8221;Setiap pagi Rasulullah SAW selalu<br />
pergi keujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis<br />
Yahudi buta yang ada di sana&#8221;, kata Aisyah RA.</p>
<p>Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk<br />
diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu<br />
memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya,<br />
si pengemis marah sambil menghardik, &#8220;Siapakah kamu ?&#8221;.</p>
<p>Abubakar RA menjawab,&#8221;Aku orang yang biasa.&#8221;</p>
<p>&#8220;Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku&#8221; , bantah si pengemis<br />
buta itu. &#8220;Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang<br />
dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu<br />
selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut<br />
setelah itu ia berikan padaku&#8221;, pengemis itu melanjutkan perkataannya.<br />
Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata<br />
kepada pengemis itu, &#8220;Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu.<br />
Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah<br />
tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW&#8221;. Seketika itu juga pengemis<br />
itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata,<br />
&#8220;Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia<br />
tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa<br />
makanan setiap pagi, ia begitu mulia&#8230;. &#8220;<br />
Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar<br />
RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kamalsyam.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kamalsyam.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kamalsyam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kamalsyam.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kamalsyam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kamalsyam.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kamalsyam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kamalsyam.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kamalsyam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kamalsyam.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kamalsyam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kamalsyam.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kamalsyam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kamalsyam.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kamalsyam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kamalsyam.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=21&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/rasulullah-saw-dan-seorang-pengemis-yahudi-buta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/01c4bdd9340480b4bcceda41c1f0de1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kamal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Titip Ibuku ya Allah</title>
		<link>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/titip-ibuku-ya-allah/</link>
		<comments>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/titip-ibuku-ya-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 10:23:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamalsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/titip-ibuku-ya-allah/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Nak, bangun&#8230; udah adzan subuh. Sarapanmu udah ibu siapin di meja&#8230;&#8221; Tradisi ini sudah berlangsung sejak kecil, sejak pertama kali aku bisa mengingat. menganjak umur 12 th sudah meninggalkanya ^_^Kini usiaku sudah kepala 20 dan aku jadi seorang Karyawan disebuah Perusahaan suasta ., tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah. &#8220;Ibu sayang&#8230; ga usah repot-repot Bu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=20&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Nak,<br />
bangun&#8230; udah adzan subuh. Sarapanmu<br />
udah ibu siapin di meja&#8230;&#8221;<br />
Tradisi ini sudah<br />
berlangsung sejak<br />
kecil, sejak pertama kali aku bisa mengingat.<br />
menganjak umur 12 th<br />
sudah meninggalkanya ^_^Kini<br />
usiaku sudah kepala<br />
20 dan aku jadi seorang Karyawan<br />
disebuah Perusahaan suasta ., tapi<br />
kebiasaan Ibu tak pernah berubah.<span id="more-20"></span><br />
&#8220;Ibu sayang&#8230; ga usah repot-repot Bu, aku<br />
dan adik-adikku udah dewasa.&#8221;<br />
pintaku pada Ibu pada suatu pagi. Wajah tua<br />
itu langsung berubah. Punketika Ibu mengajakku makan siang di sebuah<br />
restoran.</p>
<p>Buru-buru kukeluarkan uang dan kubayar semuanya. Ingin kubalas jasa<br />
Ibu selama<br />
ini dengan hasil keringatku. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.<br />
Kenapa Ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin<br />
sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami Ibu karena dari<br />
sebuah artikel<br />
yang kubaca .. orang yang lanjut<br />
usia bisa sangat sensitive dan<br />
cenderung untuk<br />
bersikap kanak-kanak &#8230;.. tapi entahlah&#8230;. Niatku ingin<br />
membahagiakan malah<br />
membuat Ibu sedih. Seperti biasa, Ibu tidak akan pernah mengatakan<br />
apa-apa<br />
Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya &#8220;Bu, maafin aku kalau telah<br />
menyakiti perasaan Ibu. Apa yang bikin Ibu sedih ?&#8221;</p>
<p>Kutatap sudut-sudut<br />
mata Ibu, ada genangan air mata di sana . Terbata-bata Ibu berkata,<br />
&#8220;Tiba-tiba<br />
Ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan Ibu. Kalian sudah dewasa,<br />
sudah bisa<br />
menghidupi diri sendiri. Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk<br />
kalian,<br />
Ibu tidak bisa lagi jajanin kalian. Semua<br />
sudah bisa kalian lakukan<br />
sendiri&#8221;<br />
Ah, Ya Allah, ternyata buat seorang Ibu .. bersusah payah<br />
melayani<br />
putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan. Satu hal yang tak pernah<br />
kusadari sebelumnya. Niat membahagiakan bisa jadi malah membuat orang<br />
tua<br />
menjadi sedih karena kita tidak berusaha untuk saling membuka diri<br />
melihat arti<br />
kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing.</p>
<p>Diam-diam aku<br />
bermuhasabah. ..<br />
Apa yang telah<br />
kupersembahkan untuk Ibu dalam usiaku sekarang ?<br />
Adakah Ibu bahagia dan bangga pada putera putrinya<br />
? Ketika itu kutanya pada Ibu.<br />
Ibu menjawab<br />
&#8220;Banyak<br />
sekali nak kebahagiaan yang telah kalian berikan pada Ibu.<br />
Kalian tumbuh<br />
sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan .<br />
Kalian berprestasi di sekolah adalah kebanggaan<br />
buat Ibu.<br />
Kalian berprestasi<br />
di pekerjaan adalah kebanggaan buat Ibu .</p>
<p>Setelah dewasa,<br />
kalian berprilaku sebagaimana seharusnya seorang hamba, itu<br />
kebahagiaan buat<br />
Ibu. Setiap kali binar mata kalian mengisyaratkan kebahagiaan di<br />
situlah<br />
kebahagiaan orang tua.&#8221;</p>
<p>Lagi-lagi aku hanya bisa berucap<br />
&#8220;Ampunkan aku<br />
ya Allah kalau selama ini sedikit sekali ketulusan yang kuberikan<br />
kepada Ibu.<br />
Masih banyak alasan ketika Ibu menginginkan sesuatu.&#8221;<br />
Betapa sabarnya Ibuku<br />
melalui liku-liku kehidupan. Sebagai seorang wanita karier seharusnya<br />
banyak<br />
alasan yang bisa dilontarkan Ibuku untuk &#8220;cuti&#8221; dari pekerjaan rumah<br />
atau<br />
menyerahkan tugas itu kepada pembantu. Tapi tidak! Ibuku seorang yang<br />
idealis,<br />
Menata keluarga, merawat dan mendidik anak-anak adalah hak<br />
prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan kepada siapapun.<br />
Pukul 3<br />
dinihari Ibu bangun dan membangunkan kami untuk tahajud. Menunggu<br />
subuh Ibu ke<br />
dapur menyiapkan sarapan sementara aku dan adik-adik sering tertidur<br />
lagi&#8230;<br />
Ah, maafin kami Ibu &#8230; 18 jam<br />
sehari sebagai &#8220;pekerja&#8221; seakan tak pernah membuat Ibu lelah..<br />
Sanggupkah aku ya<br />
Allah ?<br />
&#8220;Nak&#8230;<br />
bangun nak, udah azan subuh .. sarapannya udah Ibu siapin dimeja.. &#8220;</p>
<p>Kali ini aku lompat segera..<br />
kubuka pintu kamar dan kurangkul Ibu sehangat mungkin, kuciumi pipinya<br />
yang<br />
mulai keriput, kutatap matanya lekat-lekat dan kuucapkan &#8220;terimakasih<br />
Ibu, aku<br />
beruntung sekali memiliki Ibu yang baik hati, ijinkan aku<br />
membahagiakan Ibu&#8230;&#8221;.<br />
Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan. .. Cintaku ini milikmu,<br />
Ibu&#8230; Aku masih sangat membutuhkanmu. .. Maafkan aku yang belum bisa<br />
menjabarkan arti kebahagiaan buat Dirimu..<br />
Sahabat.. tidak selamanya kata<br />
sayang harus diungkapkan dengan kalimat &#8220;aku sayang padamu&#8230; &#8220;, namun<br />
begitu,<br />
Rasulullah menyuruh kita untuk menyampaikan rasa cinta<br />
yang kita punya<br />
kepada<br />
orang yang kita cintai karena Allah. Ayo kita mulai dari orang<br />
terdekat yang<br />
sangat mencintai kita &#8230; Ibu dan ayah walau mereka tak<br />
pernah meminta dan mungkin telah tiada.</p>
<p>Percayalah.. . kata-kata itu akan<br />
membuat mereka sangat berarti dan bahagia.<br />
Wallaahua&#8217;lam</p>
<p>&#8220;Ya<br />
Allah,cintai Ibuku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan<br />
Ibu&#8230;&#8221;<br />
dan jika saatnya nanti Ibu Kau<br />
panggil, panggillah dalam keadaan khusnul khatimah. Ampunilah segala<br />
dosa-dosanya dan sayangilah ia sebagaimana ia menyayangi aku selagi<br />
aku kecil&#8221;<br />
&#8220;Titip Ibuku<br />
ya Allah&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kamalsyam.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kamalsyam.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kamalsyam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kamalsyam.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kamalsyam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kamalsyam.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kamalsyam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kamalsyam.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kamalsyam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kamalsyam.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kamalsyam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kamalsyam.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kamalsyam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kamalsyam.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kamalsyam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kamalsyam.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=20&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/titip-ibuku-ya-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/01c4bdd9340480b4bcceda41c1f0de1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kamal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pesan Dakwah</title>
		<link>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/pesan-dakwah/</link>
		<comments>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/pesan-dakwah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 10:19:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamalsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/pesan-dakwah/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya (Teka Teki ) :Imam Ghazali = &#8221; Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ? Murid 1 = &#8221; Orang tua &#8220; Murid 2 = &#8221; Guru &#8220; Murid 3 = &#8221; Teman &#8220; Murid 4 = &#8221; Kaum kerabat &#8220; Imam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=19&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan<br />
murid-muridnya lalu beliau bertanya (Teka Teki ) :<span id="more-19"></span>Imam Ghazali = &#8221; Apakah yang paling dekat dengan diri<br />
kita di dunia ini ?<br />
Murid 1 = &#8221; Orang tua &#8220;<br />
Murid 2 = &#8221; Guru &#8220;<br />
Murid 3 = &#8221; Teman &#8220;<br />
Murid 4 = &#8221; Kaum kerabat &#8220;<br />
Imam Ghazali = &#8221; Semua jawapan itu benar. Tetapi yang<br />
paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji<br />
Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati (<br />
Surah Ali-Imran :185).</p>
<p>Imam Ghazali = &#8221; Apa yang paling jauh dari kita di<br />
dunia ini ?&#8221;<br />
Murid 1 = &#8221; Negeri Cina &#8220;<br />
Murid 2 = &#8221; Bulan &#8220;<br />
Murid 3 = &#8221; Matahari &#8220;<br />
Murid 4 = &#8221; Bintang-bintang &#8220;<br />
Iman Ghazali = &#8221; Semua jawaban itu benar. Tetapi yang<br />
paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita,<br />
apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat<br />
kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus<br />
menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan<br />
datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran<br />
Agama&#8221;.</p>
<p>Iman Ghazali = &#8221; Apa yang paling besar didunia ini ?&#8221;<br />
Murid 1 = &#8221; Gunung &#8220;<br />
Murid 2 = &#8221; Matahari &#8220;<br />
Murid 3 = &#8221; Bumi &#8220;<br />
Imam Ghazali = &#8221; Semua jawaban itu benar, tapi yang<br />
besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A&#8217;raf: 179).<br />
Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan<br />
sampai nafsu kita membawa ke neraka.&#8221;</p>
<p>IMAM GHAZALI&#8221; Apa yang paling berat didunia? &#8220;<br />
Murid 1 = &#8221; Baja &#8220;<br />
Murid 2 = &#8221; Besi &#8220;<br />
Murid 3 = &#8221; Gajah &#8220;<br />
Imam Ghazali = &#8221; Semua itu benar, tapi yang paling<br />
berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ).<br />
Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua<br />
tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi<br />
khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan<br />
sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah<br />
SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana<br />
gagal memegang amanah.&#8221;</p>
<p>Imam Ghazali = &#8221; Apa yang paling ringan di dunia ini<br />
?&#8221;<br />
Murid 1 = &#8221; Kapas&#8221;<br />
Murid 2 = &#8221; Angin &#8220;<br />
Murid 3 = &#8221; Debu &#8220;<br />
Murid 4 = &#8221; Daun-daun&#8221;<br />
Imam Ghazali = &#8221; Semua jawaban kamu itu benar, tapi<br />
yang paling ringan sekali didunia ini adalah<br />
MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau<br />
urusan dunia, kita tinggalkan solat &#8220;</p>
<p>Imam Ghazali = &#8221; Apa yang paling tajam sekali di dunia<br />
ini? &#8220;<br />
Murid- Murid dengan serentak menjawab = &#8221; Pedang &#8220;<br />
Imam Ghazali = &#8221; Itu benar, tapi yang paling tajam<br />
sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana<br />
melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati<br />
dan melukai perasaan saudaranya sendiri &#8220;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kamalsyam.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kamalsyam.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kamalsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kamalsyam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kamalsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kamalsyam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kamalsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kamalsyam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kamalsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kamalsyam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kamalsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kamalsyam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kamalsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kamalsyam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kamalsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kamalsyam.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=19&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/pesan-dakwah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/01c4bdd9340480b4bcceda41c1f0de1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kamal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kangkung Si Pengusir Racun</title>
		<link>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/kangkung-si-pengusir-racun/</link>
		<comments>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/kangkung-si-pengusir-racun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 10:14:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamalsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[bisa untuk ngusir racun]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur Kangkung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/kangkung-si-pengusir-racun/</guid>
		<description><![CDATA[Kangkung termasuk sayur yang sangat populer. Biasa dibuat tumis, cah, atau lalap. Kangkung ternyata juga berkhasiat sebagai antiracun dan bisa mengobati berbagai gangguan kesehatan. Tanaman kangkung berasal dari India, yang kemudian menyebar ke Malaysia, Birma, Indonesia, Cina Selatan, Australia, dan Afrika. Di Cina, sayuran ini dikenal sebagai weng cai. Di negara Eropa, kangkung biasa disebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=18&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kangkung termasuk sayur yang sangat populer. Biasa dibuat tumis, cah, atau lalap. Kangkung ternyata juga berkhasiat sebagai antiracun dan bisa mengobati berbagai gangguan kesehatan. Tanaman kangkung berasal dari India, yang kemudian menyebar ke Malaysia, Birma, Indonesia, Cina Selatan,  Australia, dan Afrika. Di Cina, sayuran ini dikenal sebagai weng cai. Di negara Eropa, kangkung biasa disebut swamp cabbage, water convovulus, atau water spinach.<span id="more-18"></span>Bertha (36), ibu beranak dua, tinggal di Temanggung, Jawa Tengah, punya cerita. Suatu hari, saat sedang menyantap makanan, tiba-tiba ia merasa pusing, mual, mata berkunang-kunang. Keringat dinginpun bercucuran di sekujur tubuhnya. Ia langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. Dokter<br />
puskesmas mendiagnosis, ia mengalami keracunan makanan.</p>
<p>Untunglah Bertha teringat peristiwa keracunan yang dialami suaminya setahun lalu. Obat-obatan yang diberikan dokter urung diasupnya. Ia malah mengambil 500 gram akar, batang, dan daun kangkung. Kangkung yang telah dicuci bersih itu diblender dengan segelas air, lalu diminum. Setelah mengonsumsi 2 gelas jus kangkung, Bertha merasakan tubuhnya pulih kembali. Ia mengaku, resep<br />
ini secara tak sengaja ia dapatkan disebuah toko buku di Yogyakarta.</p>
<p>Secara khusus Dr. Setiawan Dalimartha, Ketua II Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional Timur (PDPKT), mengutarakan bahwa langkah yang dilakukan Bertha cukup tepat. Kangkung memang berfungsi sebagai penenang (sedatif) dan mampu membawa zat berkhasiat ke saluran pencernaan. Itulah sebabnya, tanaman ini mempunyai kemampuan menetralkan racun di<br />
tubuh.</p>
<p>Kangkung banyak ditanam di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Barat. DiKecamatan Muting Kabupaten Merauke, Papua, kangkung merupakan lumbung hidup sehari-hari. Di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar, kangkung darat banyak ditanam penduduk untuk dikonsumsi sendiri maupun dijual ke pasar.</p>
<p>Tumbuh Cepat<br />
Kangkung termasuk suku Convolvulaceae atau keluarga kangkung-kangkungan . Merupakan tanaman yang tumbuh cepat dan memberikan hasil dalam waktu 4-6 minggu sejak dari benih. Terna semusim dengan panjang 30-50 cm ini merambat pada lumpur dan tempat-tempat yang basah seperti tepi kali, rawa-rawa,  atau terapung di atas air. Biasa ditemukan di dataran rendah hingga 1.000 m di<br />
atas permukaan laut.</p>
<p>Tanaman bernama Latin Ipomoea reptans ini terdiri dan dua varietas, yakni kangkung darat yang disebut kangkung cina dan kangkung air yang tumbuh secara alami di sawah, rawa, atau parit. Perbedaan antara kangkung darat dan kangkung air terletak pada warna bunga. Kangkung air berbunga putih kemerah-merahan, sedangkan kangkung darat bunga putih bersih.</p>
<p>Perbedaan lainnya pada ben tuk daun dan batang. Kangkung air berbatang dan berdaun lebih besar daripada kangkung darat. Warna batangnya juga bebeda. Kangkung air berbatang hijau, sedangkan kangkung darat putih kehijau-hijauan. Lainnya, kebiasaan berbiji. Kangkung darat lebih banyak<br />
bijinya daripada kangkung air itu sebabnya kangkung darat diperbanyak lewat biji, sedangkan angkung air dengan stek pucuk batang.</p>
<p>Mengandung Vitamin<br />
Bagian tanaman kangkung yang paling penting adalah batang muda dan pucuknya sebagai bahan sayur-mayur. Menurut Dr. Setiawan, kangkung mempunyai rasa manis, tawar, sejuk. Sifat tanaman ini masuk ke dalam meridian usus dan lambung. Efek farmakologis tanaman ini sebagai antiracun (antitoksik) , antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghentikan perdarahan (hemostatik) , sedatif (obat tidur). Kangkung juga bersifat menyejukkan dan menenangkan.</p>
<p>Tanaman bernama daerah kangkueng (Sumatera), pang pung (Nusa Tenggara), kangko (Sulawesi), utangko (Maluku) ini enak r asanya dan memiliki kandungan gizi cukup tinggi. Selain vitamin A, B1, dan C, juga mengandung protein, kalsium, fosfor, besi, karoten, hentriakontan, sitosterol.</p>
<p>Herminia de Guzman Ladion, pakar kesehatan dari Filipina, memasukkan kangkung dalam kelompok tanaman penyembuh ajaib. Dinegara itu, tanaman ini dipakai untuk menyembuhkan sembelit dan obat bagi mereka yang sedang melakukan diet. Akar kangkung juga berguna untuk mengobati penyakit<br />
wasir.</p>
<p>Manfaat Lain Kangkung<br />
1. Mengurangi haid<br />
Bahan: 1/2kg daun kangkung segar.<br />
Pemakaian: Daun kangkung dicuci, tumbuk halus. Lalu, tuangkan air 1/2<br />
gelas, berikutnya saring dan tuangkan 1 sendok makan madu. Minum 1 kali<br />
sehari sekaligus.</p>
<p>2. Mimisan<br />
Bahan: Seikat daun kangkung segar.<br />
Pemakaian: Daun kangkung dicuci, tumbuk halus. Tambahkan sedikit gula,<br />
seduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, saring, minum 2 kali<br />
sehari.</p>
<p>3. Sakit kepala<br />
Bahan: Seikat daun kangkun g segar.<br />
Pemakaian: Daun segar direbus dengan 2 gelas air hingga 1 gelas. Minum air hasil rebusan.</p>
<p>4. Ambeien<br />
Bahan: Segenggam akar kangkung.<br />
Pemakaian: Akar kangkung dicuci, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa<br />
setengahnya. Setelah dingin, minum 2 x 1/2 gelas.</p>
<p>5. Insomnia<br />
Bahan: Daun kangkung.<br />
Pemakaian: Sering-sering makan tumis kangkung tanpa batang.</p>
<p>6. Sakit gigi<br />
Bahan: Segenggam akar kangkung, 1/2 sendok teh cuka<br />
Pemakaian: Rebus akar kangkung dengan 1 gelas air.<br />
Gunakan air rebusannya sekaligus 1 kali sehari</p>
<p>7. Melancarkan air seni<br />
Bahan: Segenggam akar kangkung.<br />
Pemakaian: Akar kangkung direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1<br />
gelas.<br />
Minum air rebusannya sekaligus 1 kali sehari.</p>
<p>8. Ketombe<br />
Bahan: Seikat daun kangkung<br />
Pemakaian: Rendam daun kangkung semalaman hingga airnya berwarna<br />
kebiruan. Lalu, keramas dengan air rendaman. Lakukan setiap hari.</p>
<p>9. Sembelit, mual bagi ibu hamil<br />
Bah an: Seikat daun kangkung.<br />
Pemakaian: Makan tumisan sayur kangkung.</p>
<p>10. Gusi bengkak<br />
Bahan: 200 gr akar kangkung.<br />
Pemakaian: Akar kangkung dicuci bersih, lalu direbus dengan 200 cc air<br />
dan<br />
200 cc cuka. Setelah hangat, air rebusan digunakan untuk kumur-kumur.<br />
Lakukan berulang-ulang.</p>
<p>11. Kapalan<br />
Bahan: Getah kangkung.<br />
Pemakaian: Bagian yang menebal diolesi getah kangkung. Lakukan setiap<br />
hari.</p>
<p>12. Kulit gatal karena eksim<br />
Bahan: Daun kangkung segar secukupnya.<br />
Pemakaian: Daun kangkung dicuci, lalu direbus dengan air secukupnya<br />
sekitar<br />
5 menit. Setelah hangat, pakai untuk mencuci bagian yang sakit.<br />
Lakukan setiap hari.</p>
<p>13. Digigit lipan<br />
Bahan: Daun kangkung.<br />
Pemakaian: Daun kangkung dicuci bersih, tambahkan garam secukupnya.<br />
Giling sampai halus, bubuhkan di tempat yang sakit, lalu dibalut.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kamalsyam.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kamalsyam.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kamalsyam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kamalsyam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kamalsyam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kamalsyam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kamalsyam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kamalsyam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kamalsyam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kamalsyam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kamalsyam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kamalsyam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kamalsyam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kamalsyam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kamalsyam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kamalsyam.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=18&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/kangkung-si-pengusir-racun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/01c4bdd9340480b4bcceda41c1f0de1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kamal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW</title>
		<link>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/khutbah-terakhir-nabi-muhammad-saw/</link>
		<comments>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/khutbah-terakhir-nabi-muhammad-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 09:58:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamalsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/khutbah-terakhir-nabi-muhammad-saw/</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah SAW bersabda: &#8220;Semua dosa akan ditangguhkan oleh Allah SWT sampai hari Kiamat nanti apa saja yang Dia kehendaki, kecuali durhaka kepada orang tua, maka sesungguhnya Allah akan menyegerakan kepada pelakunya dalam hidupnya sebelum meninggal dunia&#8221; (Hadist Riwayat Hakim)Disampaikan pada 9 Dzulhijjah 10 H dilembah Uranah,Arafah. Ya, saudara-saudaraku, perhatikan apa yang akan aku sampaikan, aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=17&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rasulullah SAW bersabda:<br />
&#8220;Semua dosa akan ditangguhkan oleh Allah SWT sampai hari Kiamat nanti apa<br />
saja yang Dia kehendaki, kecuali durhaka kepada orang tua, maka<br />
sesungguhnya Allah akan menyegerakan kepada pelakunya dalam hidupnya<br />
sebelum meninggal dunia&#8221; (Hadist Riwayat Hakim)<span id="more-17"></span>Disampaikan pada 9 Dzulhijjah 10 H dilembah Uranah,Arafah.</p>
<p>Ya, saudara-saudaraku, perhatikan apa yang akan aku sampaikan, aku tidak<br />
tahu apakah tahun depan aku masih berada di antara kalian. Karenanya<br />
dengarkan baik-baik apa yang kukatakan ini dan sampaikan kepada mereka yang<br />
tidak dapat hadir saat ini.</p>
<p>Ya, saudara-saudaraku, seperti kita ketahui, bulan ini, hari ini dan kota<br />
ini adalah suci, karenanya pandanglah kehidupan dan milik, setiap orang<br />
Muslim sebagai kepercayaan yang suci.</p>
<p>Kembalikan barang-barang yang dipercayakan kepadamu kepada pemilik yang<br />
sebenarnya. Jangan kau lukai orang lain sebagaimana orang lain tidak<br />
melukaimu.<br />
Ingatlah bahwa kamu akan bertemu dengan Allah SWT dan Dia akan<br />
memperhitungkan amalanmu dengan sebenar-benarnya.</p>
<p>Allah SWT telah melarangmu memungut riba, karenanya mulai saat ini dan<br />
untuk seterusnya kewajiban membayar riba dihapuskan. Waspadalah terhadap<br />
syaitan, demi keselamatan Agamamu. Dia telah kehilangan semua harapannya<br />
untuk membawa kalian pada kesesatan yang nyata, tapi waspadalah agar tidak<br />
terjebak pada tipuan halusnya.</p>
<p>Ya, saudara-saudaraku, adalah benar kamu mempunyai hak tertentu terhadap<br />
isteri-isterimu, tapi mereka juga mempunyai hak atas dirimu. Apabila mereka<br />
mematuhi hakmu maka mereka memperoleh haknya untuk mendapat makanan dan<br />
pakaian secara layak.</p>
<p>Perlakukanlah isteri-isterimu dengan baik dan bersikaplah manis terhadap<br />
mereka, karena mereka adalah pendampingmu dan penolongmu yang setia. Dan<br />
adalah hakmu untuk melarang mereka berteman dengan orang-orang yang tidak<br />
kamu sukai, dan juga terlarang melakukan perzinahan.</p>
<p>Ya, saudara-saudaraku, dengarkanlah baik-baik, sembahlah Allah, Shalat lima<br />
kali dalam sehari, laksanakan Puasa selama bulan Ramadhan,dan tunaikanlah<br />
Zakat,laksanakan ibadah Haji bila mampu.</p>
<p>Ketahuilah bahwa sesama Muslim adalah bersaudara. Kamu semua adalah<br />
sederajat.<br />
Tidak ada perbedaan satu terhadap yang lain kecuali Ketaqwaan dan Amal<br />
Shalih.</p>
<p>Ingatlah, suatu hari kamu akan menghadap Allah dan harus<br />
mempertanggungjawab kan semua amalanmu. Karena itu berhati-hatilah jangan<br />
menyimpang dari jalan kebenaran setelah kepergianku nanti.</p>
<p>Ya, saudara-saudaraku, tidak akan ada Nabi atau Rasul sesudahku dan tidak<br />
akan ada agama lain yang lahir. Karenanya simaklah baik-baik ya Saudaraku,<br />
dan pahamilah kata-kata yang kusampaikan kepadamu, bahwa aku meninggalkan<br />
dua pusaka, Al-Qur&#8217;an dan contoh-contohku sebagai As-Sunnah dan bila kalian<br />
mengikutinya tidak mungkin akan tersesat.</p>
<p>Siapa yang mendengarkan perkataanku ini wajib menyampaikannya kepada yang<br />
lain dan seterusnya dan mungkin yang terakhir memahami kata-kataku ini bisa<br />
lebih baik dari yang langsung mendengarkan.</p>
<p>Demi Allah aku bersaksi, bahwa aku telah menyampaikan ajaran-Mu kepada<br />
umat-Mu ya Allah.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kamalsyam.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kamalsyam.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kamalsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kamalsyam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kamalsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kamalsyam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kamalsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kamalsyam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kamalsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kamalsyam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kamalsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kamalsyam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kamalsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kamalsyam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kamalsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kamalsyam.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=17&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/khutbah-terakhir-nabi-muhammad-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/01c4bdd9340480b4bcceda41c1f0de1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kamal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Serangan Jantung dan kebiasaan Minum Air Panas / hangat&#8230;.</title>
		<link>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/serangan-jantung-dan-kebiasaan-minum-air-panas-hangat/</link>
		<comments>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/serangan-jantung-dan-kebiasaan-minum-air-panas-hangat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 09:30:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamalsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bagi jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[minum air hangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/serangan-jantung-dan-kebiasaan-minum-air-panas-hangat/</guid>
		<description><![CDATA[Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan, tetapi berhubungan dengan SERANGAN JANTUNG!!!!. Secara logik&#8230;, mungkin ada kebenarannya. . Orang-orang China dan Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan&#8230; dan bukannya air ES. Mungkin sudah tiba masanya kita meniru kebiasaan minum air panas / hangat sewaktu menikmati hidangan!!!!Kita tidak akan kehilangan apa-apa&#8230; malah akan mendapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=16&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan, tetapi berhubungan dengan SERANGAN JANTUNG!!!!.<br />
Secara logik&#8230;, mungkin ada kebenarannya. . Orang-orang China dan Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan&#8230;<span id="more-16"></span> dan bukannya air ES.  Mungkin sudah tiba masanya kita meniru kebiasaan minum air panas / hangat<br />
sewaktu menikmati hidangan!!!!Kita tidak akan kehilangan apa-apa&#8230; malah<br />
akan mendapat faedah dari kebiasaan ini.</p>
<p>Kepada siapa yang suka minum air ES, artikel ini sesuai untuk anda baca.  Memang enak dan segar minum air ES selepas makan, tetapi akan berakibat fatal !!</p>
<p>Walaubagaimanapun, Air ES akan membekukan makanan berminyak<br />
yang baru kita makan.  Ia akan melambatkan proses pencernaan kita.<br />
Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan menyempitkan banyak saluran dan lama kelamaan ia akan  menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk dan  menuju  ke arah mendapat berbagai PENYAKIT.</p>
<p>Jalan terbaik&#8230;adalah untuk minum sup panas atau air PANAS/hangat selepas makan.<br />
:Nota penting tentang SERANGAN JANTUNG!!!</p>
<p>Anda perlu tahu bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai terasa pada tangan sebelah kiri.</p>
<p>Berhati-hati juga pada permulaan sakit sedikit-sedikit pada bagian atas dada anda.</p>
<p>Anda mungkin tidak akan mengalami sakit dada pada<br />
serangan pertama  serangan jantung.</p>
<p>Keletihan dan berkeringat adalah tanda-tanda pada umumnya.  Malah 60% pengidap SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas tidur.<br />
Marilah kita berwaspada dan berhati-hati.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kamalsyam.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kamalsyam.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kamalsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kamalsyam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kamalsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kamalsyam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kamalsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kamalsyam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kamalsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kamalsyam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kamalsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kamalsyam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kamalsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kamalsyam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kamalsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kamalsyam.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=16&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamalsyam.wordpress.com/2008/01/04/serangan-jantung-dan-kebiasaan-minum-air-panas-hangat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/01c4bdd9340480b4bcceda41c1f0de1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kamal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maraknya Sex Bebas didalam Penjara</title>
		<link>http://kamalsyam.wordpress.com/2007/12/28/maraknya-sex-bebas-didalam-penjara/</link>
		<comments>http://kamalsyam.wordpress.com/2007/12/28/maraknya-sex-bebas-didalam-penjara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Dec 2007 03:50:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamalsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[didalam penjara]]></category>
		<category><![CDATA[maraknya sex bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamalsyam.wordpress.com/2007/12/28/maraknya-sex-bebas-didalam-penjara/</guid>
		<description><![CDATA[Dua perempuan muda terlihat asyik ngobrol di kafetaria Rumah Tahanan (Rutan) Salemba. Penampilan keduanya terlihat seksi. Kehadiran dara cantik itu, tentunya saja jadi pemandangan tersendiri bagi para pembesuk dan narapidana di Rutan tersebut. &#8220;Itu Jablay Mas,&#8221; bisik salah seorang sipir yang kebetulan sedang istirahat di kafetaria itu. Sipir itu melanjutkan, kafetaria di Rutan Salemba memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=15&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua perempuan muda terlihat asyik ngobrol di kafetaria Rumah Tahanan (Rutan) Salemba. Penampilan keduanya terlihat seksi. Kehadiran dara cantik itu, tentunya saja jadi pemandangan tersendiri bagi para pembesuk dan narapidana di Rutan tersebut. &#8220;Itu Jablay Mas,&#8221; bisik salah seorang sipir yang kebetulan sedang istirahat di kafetaria itu.<br />
Sipir itu melanjutkan, kafetaria di Rutan Salemba memang sudah menjadi &#8220;pangkalan&#8221; bagi para Jablay, sebutan untuk perempuan pekerja seks komersial (PSK). Mereka datang khusus untuk melayani para napi di Rutan Salemba.<span id="more-15"></span><br />
Kafetaria itu letaknya persis di samping pintu masuk Rutan. Tempat itu menjadi ruang tunggu bagi pembesuk yang ingin menjenguk napi. Untuk masuk ke kafetaria, pembesuk diwajibkan melapor ke pos penjaga di pintu utama, dengan menaruh tanda pengenal. Setelah diberi kartu pass Rutan Salemba berikut stempel warna merah di tangan, pembesuk disuruh masuk ke ruang kafetaria untuk menunggu sambil melapor ke ruang pendaftaran, yang ada di area kafetaria.<br />
Ruang tunggu dan pendaftaran di rutan Salemba tempatnya lumayan luas, Lantainya bersih, dan suasananya nyaman. Menurut beberapa sipir setempat, ruang tunggu di Rutan Salemba merupakan tempat yang paling bagus dibanding penjara-penjara lain di Indonesia.<br />
Ruangan seluas 10 x 6 meter tersebut juga dilengkapi warung kecil yang menjual aneka makanan dan minuman ringan. &#8220;Kalau mau beli kondom juga ada di kantin itu,&#8221; ujar Ayu, Jablay yang biasa mangkal di Rutan Salemba.<br />
Ayu mengaku dirinya tidak merasa risih berada di area penjara, yang notabene tempat para pelaku kejahatan mendekam. Bahkan ia mengaku sangat aman beroperasi di sana . Sebab pelanggannya tidak berani macam-macam. Apalagi ia dan teman-teman seprofesi mendapat jaminan keamanan dari para sipir di rutan tersebut.<br />
Keberadaan para jablay ini memang jadi berkah tersendiri bagi para sipir. Selain mendapatkan uang dari sewa ruangan untuk ber ah uh ria, beberapa diantaranya ada juga yang merangkap sebagi calo. Para sipir seperti ini biasanya menawarkan jasa pelayanan seks kepada para napi di Rutan salemba. Ia akan mendapat bagian dari Jablay Rp50 ribu sampai Rp100 ribu per sekali transaksi.<br />
Tarif para Jablay yang beroperasi di Rutan Salemba berkisar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu, per sekali kencan, tergantung negosiasi. Soal ruangan tempat yang disediakan terdiri dari beberapa kelas. Ada kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi. Sebab di Rutan itu ada beberapa ruangan yang bisa dijadikan tempat pelepasan hasrat seksual napi. Misalnya di ruang Bagian Hukum dan Pelayanan tahanan (BHPT), ruang penyidikan, atau di ruang meeting sipir. Masing-masing ruangan dilengkapi matras dan kipas angin. Ruangan ini disebut kelas bisnis.<br />
Kalau mau agak mewah dengan fasilitas AC, TV, DVD, dan sofa empuk, ruang tamu Kepala Rutan pun bisa digunakan. Tapi untuk ruangan eksekutif ini hanya bisa digunakan Sabtu dan Minggu. Selain dari itu tidak bisa disewakan.<br />
Tarif sewa ruangan itu tentunya berbeda. Untuk ruang yang disebut kelas bisnis harganya Rp250 ribu per satu jam. Sedangkan untuk ruang eksekutif di ruang Kepala Rutan, harga yang dipatok Rp500 ribu per 90 menit.<br />
Nah, bagi napi yang berkantong cekak juga tersedia harga sewa kelas ekonomi, seharga Rp50 ribu dengan durasi 30 menit. Ruangan yang digunakan adalah toilet. &#8220;Biar di Toilet nggak masalah. Yang penting hasrat bisa tersalurkan,&#8221; kata Suryo, sebut saja begitu, napi yang menghuni Blok N.<br />
Fasilitas yang disediakan di toilet memang ala kadarnya, yakni hanya sebuah bangku kayu. Toh meski fasilitas terbatas ruang toilet banyak yang diminati. Ini lantaran harganya relatif murah dibanding ruangan lainnya.<br />
Pengelola kelas toilet pun berbeda dengan kelas lainnya. Bila ruang kelas bisnis dan eksekutif dikelola sepenuhnya oleh sipir, sedangkan toilet dikelola oleh napi senior yang disebut tahanan pendamping (tanping). Napi ini bertugas menerima uang sewa dan berjaga di depan toilet. Sebab seluruh toilet pintunya tidak bisa dikunci dari dalam.<br />
Meskipun dikelola napi, uang hasil sewa sebagian besar disetorkan ke sipir. Hitungannya, 70 % untuk sipir dan 30 % dibagi napi yang mengelola, termasuk foreman atau kepala suku. &#8220;Dalam sehari dan kalau lagi ramai bisa menghasilkan uang Rp3 juta dari tiga toilet yang disewakan&#8221; kata Rudi, tanping Rutan salemba kepada detikcom.<br />
Para Jablay pun tidak merasa risih bila harus melayani napi di ruangan yang serba terbatas itu. Misalnya Windi, teman seprofesi Ayu. Secara blak-blakan ia mengatakan, justru merasa lebih senang bila melayani di toilet. Sebab, kata Windi, waktunya relatif singkat, yakni hanya 20 menit sampai 30 menitan. Sehingga ia bisa melayani napi yang lain yang ingin berkencan dengannya.<br />
Windi juga mengaku tidak hanya melayani hasrat seksual para napi. Para pembesuk yang berminat kencan juga ia layani. Tapi lokasinya hanya di toilet. Sebab ruangan lainnya hanya diperuntukkan bagi napi.<br />
Pesta Seks di Ruang Komandan<br />
Setiap penjara di Indonesia punya ruang tunggu untuk keluarga yang mengunjungi napi. Ruangan yang diperuntukan untuk temu kangen bagi napi dan keluarganya itu biasanya selalu penuh saat jam besuk. Di tempat itu kerinduan akan tertumpah. Terutama napi yang dikunjungi istri atau pasangannya. Mereka tak sungkan berciuman di depan napi dan para pembesuk.<br />
Tapi bagi napi yang punya banyak uang bisa memilih tempat yang lebih privasi. Tentu saja dengan mengeluarkan sejumlah uang. Di ruang khusus ini, para napi dan pasangannya bisa menyalurkan hasrat biologisnya.<br />
Di beberapa penjara yang didatangi detikcom, seperti di LP Cipinang, Rutan Salemba, dan LP Tangerang, memang menyediakan beberapa ruang untuk itu. Hanya saja, bukan sebuah ruangan khusus yang disediakan. Melainkan ruang publik atau petugas yang sewaktu-waktu bisa digunakan. Tentunya dengan memberikan sejumlah uang sewa kepada petugas. Harga yang dipatok pun relatif tinggi, berkisar Rp 250 ribu hingga Rp 600 ribu.<br />
Misalnya di Rutan Salemba, yang menyediakan ruangan &#8221; asmara &#8221; dengan tiga kelas. Kelas pertama adalah kelas ekonomi, yakni berupa toilet umum untuk para pembesuk. Di tempat ini harga sewanya Rp50 ribu. Ada juga kelas bisnis, yang merupakan ruangan Bagian Hukum dan Pelayanan Tahanan (BHPT), ruang penyidikan, dan ruang meeting. Tempat ini dibandrol Rp250 ribu untuk satu jam.<br />
Kalau mau yang lebih ekslusif dengan fasilitas AC, TV, DVD, dan sofa empuk, napi dan pasangannya bisa menyewa ruang tamu Kepala Rutan Salemba, yang terletak di lantai dua. Tapi untuk menggunakan ruangan ini napi harus merogoh kocek Rp500 ribu per 90 menit. Beberapa pejabat yang mendekam di Rutan Salemba, kabarnya sering menggunakan ruangan ini untuk bermesraan dengan istri atau pasangannya. Malah ada pejabat yang belum lama ini ditahan karena korupsi, sempat membawa tiga PSK sekaligus ke ruangan Kepala Rutan.<br />
&#8220;Kalau tidak salah, pejabat tersebut bawa perempuan-perempuan itu seminggu setelah lebaran tahun ini. Mereka pesta seks di ruang Kepala Rutan,&#8221; jelas sumber detikcom, yang kebetulan menjadi salah satu tokoh di blok tempat pejabat tersebut ditahan. Di LP Cipinang pun demikian. Di penjara terbesar di Jakarta ini, terdapat beberapa ruangan yang bisa digunakan untuk bermesraan. Untuk yang berkantong tipis, napi bisa menggunakan tempat latihan band para napi. Tempat ini berada di dekat ruang besukan. Ruangan yang hanya disekat dengan tembok setinggi 1,5 meter ini dibandrol dengan harga Rp150 ribu per jam.<br />
Untuk napi berkantong sedang, bisa memilih ruangan pemeriksaan atau registrasi narapidana yang terletak di dalam. Tempat ini dibandrol dengan harga Rp250 ribu. Sedangkan bagi napi berkantong tebal, bisa menggunakan ruangan Kepala LP, yang berfasilitas lengkap dan mewah. Ruangan berukuran 3 x 3 meter ini dibandrol dengan harga Rp600 ribu untuk 2 jam. Seorang sipir di LP Cipinang mengatakan, bisnis sewa-menyewa ruangan di LP Cipinang sudah menjadi rahasia umum. Sebab uang hasil sewa itu seluruhnya dibagi rata untuk menambah kesejahteraan sipir. &#8220;KPLP dan seluruh sipir di sini juga sudah tahu, lumayan buat nambah pemasukan di dapur &#8221; katanya kepada detikcom di kantin LP Cipinang.<br />
Bagi napi yang tidak punya uang tentu saja jadi masalah. Selain tidak punya uang untuk membayar sewa, mereka juga tidak mampu membayar PSK jika ingin berkencan. Kondisi ini dialami anak hilang, napi yang tidak pernah dibesuk keluarga atau teman. Untuk memuaskan hasrat seksnya golongan ini terpaksa melakukan anal seks dengan sesama napi. Lokasi kencannya adalah setiap sudut sepi yang ada di area LP Cipinang.<br />
&#8220;Imbalan anal seks yang dilakukan &#8220;anak hilang&#8221; dengan sesama napi cukup dengan uang Rp5 ribu rupiah atau dengan mencuci bajunya saja,&#8221; jelas sipir tersebut. Sementara di LP Pemuda Tangerang kondisinya agak berbeda. Untuk bisnis sewa ruangan &#8220;intim&#8221; bagi para napi di Lp ini, hanya tersedia 2 kamar. Ruangan ini dikelola oleh Sumarno, sipir bagian Keamanan dan Ketertiban (Kamtib).<br />
Sumarno biasanya yang mengatur jadwal bagi napi yang ingin melakukan seks. Tempat sewaan itu berada di blok F, sekitar lima meter dari kamar mandi para napi. Untuk menggunakan kamar ini, Sumarno mematok tarif sebesar Rp350 ribu untuk 45 menit.<br />
Menurut Tanping register LP Tangerang, sebut saja namanya Pacek, selain menyewakan kamar, Sumarno juga sering mencarikan Jablay atau PSK bagi napi yang membutuhkan. Tapi biasanya napi yang memesan PSK atau Jablay kepada Sumarno adalah para napi yang berada di blok A. Blok ini di kenal paling elit di LP Tangerang. Sebab untuk bisa berada di blok ini, napi harus membayar Rp5 juta. Selain itu setiap bulan, napi di blok ini juga wajib bayar Rp 500 ribu.<br />
Para napi di blok ini umumnya bandar narkoba, yang banyak uang. &#8220;Yang suka mesen Jablay sama Sumarno adalah Akuang dan Akwi. Mereka pesen Jablay Rp250 ribu ke Sumarno&#8221; kata Pacek saat dihubungi detikcom melalui selulernya. Pastinya bisnis sewa kamar untuk melepaskan hasrat biologis napi jadi keuntungan sendiri bagi sipir. Selain itu sipir juga bisa mencari keuntungan tambahan dengan mencarikan PSK untuk napi yang memesannya.<br />
Yang Belia Jadi Incaran<br />
Pemenuhan hasrat biologis memang kebutuhan pokok bagi pria yang sudah beristri, atau pria yang pernah melakukan hubungan intim dengan pacar atau kekasihnya. Ketika berada di penjara tentu saja pemenuhan hasrat ini menjadi terganggu.<br />
Menurut seksolog Boyke Dian Nugraha, pria yang mengalami sumbatan dalam melepaskan hasrat seksnya, bisa berakibat macam-macam. Misalnya, pria tersebut mudah emosi dan melakukan penyimpangan seks.&#8221; Di penjara banyak kasus kekerasan atau anal seks karena tersumbatnya saluran seks dari napi,&#8221; kata Boyke kepada detikcom.<br />
Bicara soal hubungan seks dengan sesama jenis di penjara bukan barang baru lagi. Kondisi tersebut sudah jadi budaya di penjara. Hubungan homoseksual antar narapidana pria sudah lazim dan setiap saat ada saja napi yang menjadi korban penyimpangan seks tersebut.<br />
Menurut informasi yang dihimpun detikcom, napi yang menjadi korban pemuas nafsu seks sesama napi adalah yang usianya masih relatif muda, yakni belasan tahun. Napi belia ini selalu menjadi sasaran napi-napi yang dewasa. Mereka selalu dijadikan obyek untuk menuntaskan hasrat seks yang terhambat tersebut.<br />
Sebuah sumber di LP Cipinang mengatakan, Napi belia yang jadi incaran umumnya yang berkulit putih dan wajahnya agak lumayan. Apabila ada napi seperti ini, sudah barang tentu menjadi &#8220;barang&#8221; rebutan bagi napi-napi yang berpengaruh. Misalnya Foreman (kepala seluruh blok), Kepala Kamar atau tahanan pendamping (tanping).<br />
Demi keamanan dirinya di dalam penjara, mau tidak mau napi belia yang jadi incaran harus menuruti. &#8220;Kalau tidak bisa habis dihajar oleh bos (pimpinan blok atau kamar),&#8221; jelas sumber yang telah mendekam empat tahun di LP Cipinang.<br />
Sebelum &#8220;dipakai&#8221; napi belia ini didandani sedemikian rupa sehingga mirip perempuan. Pemolesan ini semata untuk membangkitkan gairah seks napi yang menguasai napi belia tersebut. Bila sudah berpenampilan layaknya perempuan, napi belia ini harus siap setiap saat melayani nafsu napi-napi yang menguasainya.<br />
Sebagai bayaran, napi belia itu akan aman dari segala gangguan sesama napi. Sebab ia sudah dikuasai seorang napi yang berpengaruh. Paling tidak, untuk sekedar rokok dan makanan tidak perlu pusing memikirkannya. Karena ia akan dapat jatah dari napi yang menguasainya.<br />
Kondisi seperti ini sudah berlangsung lama. &#8220;Sejak saya masuk penjara kondisi seperti ini sudah terjadi. Bahkan jauh sebelum saya masuk bui,&#8221; jelas Anton Medan, mantan napi yang kini menjadi seorang mubalikh.<br />
Menurut pria yang telah mendekam selama 18 tahun lebih di penjara ini, para pelaku sodomi atau homoseksual adalah napi yang tidak punya uang untuk menyalurkan hasrat biologisnya. Sebab sekalipun punya istri, mereka tidak mampu membayar uang sewa ruangan yang disewakan. Karena umumnya napi berasal dari masyarakat kelas bawah. Lain halnya bagi napi yang berduit. Mereka bisa menyewa kamar atau menyewa penjaja seks komersial (PSK).<br />
Maraknya prilaku homoseksual di penjara tentu berisiko tinggi. Dr Boyke mengatakan, proses anal seks yang sering dilakukan para napi, merupakan salah satu faktor utama terjangkitnya HIV/AIDS napi di penjara.&#8221; Para Napi yang tidak punya uang kan biasanya sering melakukan anal Seks, padahal anal seks itu merupakan salah satu faktor penting terjangkit AIDS karena langsung menggunakan dubur,&#8221; jelasnya.<br />
Untuk mengatasi hal ini, Boyke juga berharap, pemerintah memberikan keringanan kepada para tahanan didalam menyalurkan kebutuhan biologisnya. Karena jika hal itu tidak diberikan secara sewajarnya maka akan memberikan dampak psikis terhadap para napi.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kamalsyam.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kamalsyam.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kamalsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kamalsyam.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kamalsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kamalsyam.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kamalsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kamalsyam.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kamalsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kamalsyam.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kamalsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kamalsyam.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kamalsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kamalsyam.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kamalsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kamalsyam.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kamalsyam.wordpress.com&amp;blog=2386438&amp;post=15&amp;subd=kamalsyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamalsyam.wordpress.com/2007/12/28/maraknya-sex-bebas-didalam-penjara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/01c4bdd9340480b4bcceda41c1f0de1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kamal</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
